Audit Bea Cukai adalah hal rutin bagi perusahaan Kawasan Berikat. Yang membedakan perusahaan yang tenang dan yang panik adalah kesiapan datanya. Berikut langkah praktis menghindari temuan.
1. Ikat Setiap Mutasi ke Dokumen BC
Setiap barang masuk dan keluar harus punya dasar dokumen pabean. Jangan ada pergerakan barang tanpa jejak. Ini memastikan saldo selalu dapat ditelusuri.
2. Jaga Akurasi Stok Real-Time
Selisih antara catatan dan fisik adalah penyebab nomor satu temuan. Lakukan pencatatan seketika saat barang bergerak, bukan di akhir bulan. Stock opname berkala juga membantu mendeteksi selisih lebih awal.
3. Rapikan Laporan IT Inventory
Pastikan laporan #1 sampai #7 konsisten satu sama lain. Laporan yang saling bertentangan akan langsung memancing pertanyaan pemeriksa.
4. Dokumentasikan Scrap dan Pemusnahan
Barang rusak, sisa produksi, dan pemusnahan harus tercatat dengan berita acara yang jelas. Jangan biarkan ada barang hilang tanpa penjelasan.
5. Gunakan Sistem yang Single-Source
Ketika stok, dokumen, dan laporan berasal dari satu sumber data, peluang terjadinya selisih hampir nol. Sistem ERP khusus KB dirancang persis untuk tujuan ini - menjaga semua angka tetap sinkron sehingga Anda selalu siap saat pemeriksaan datang.